Hai what's up my friends , welcome to my blog ...
Beberapa waktu yang lalu , disekolah gue mengadakan lomba dalam memperingati bulan bahasa . Lomba tersebut adalah puisi , pidato bahasa arab , berbalas pantun , menulis cerpen , cerdas cermat , dan drama .
Gue mengikuti lomba tersebut yang memang benar benar udah gue kuasai dan cukup mendapatkan pengalaman. Gue pun mengikuti lomba menulis cerpen dan membaca puisi . Sebelum lomba tersebut diadakan , di hari sabtu nya sudah ada informasi yang diberikan oleh panitia lomba , dan para peserta lomba diharapkan untuk datang tepat waktu saat hari yang sudah ditentukan.
Gue segera mengambil nomor peserta lomba.Dan mendapatkan nomor urut 24 untuk lomba puisi dan cerpen ( saat itu pengambilan tidak bersamaan ) , mungkin ini kebetulan ya ? . Setelah usai mengambil nomor tersebut,gue kembali duduk di tempat duduk semula.
Setelah semua peserta mengambil nomor peserta nya kami pun dibubarkan dan pergi ke halaman sekolah . Di sini gue mewakili untuk mengambil nomor peserta,karena teman teman gue yang lain enggak masuk.Jadi mau gak mau,gue yang harus mewakili nya.
Hari senin pun tiba.Gue segera mempersiapkan diri untuk mendapatkan tampil bergiliran.Lumayan juga dapat nomor 24 , artinya gue bisa melihat peserta lainnya dalam membaca puisi dengan nada yang khidmat.Setelah sekian lama bergiliran,nama gue pun disebut.
"Rafi Syauqie Arjuna,dengan nomor urut 24" kata panitia lomba.
Gue segera mendekati microphone yang akan digunakan untuk membaca puisi . Gue pun mulai membaca pusi dengan judul "DIPONEGORO" karya khairil anwar . Pasti kalian pernah dengar kan ? nah puisi tersebut lah yang gue baca untuk mengikuti lomba.
Membaca puisi dengan intonasi yang udah gue atur dan udah gue terapkan dalam latihan,mampu membuat gue percaya diri.Walaupun disela sela membaca,ada beberapa kalimat yang gue baca dengan nada seperti orang sedang gugup.
Disinilah letak ke gugupan muncul.Tapi seperti yang gue bilang,rasa percaya diri itu selalu muncul disaat seperti ini.Enggak lama kemudian,gue selesai membaca puisi dengan diiringi tepuk tangan dari seluruh manusia yang berada di sekolah tersebut.
"Akhirnya selesai juga" kata gue dengan nafas yang setengah lega kepada teman teman gue.
Besok nya dihari selasa,gue kembali mengikuti lomba dalam memperingati bulan bahasa,yaitu lomba menulis cerpen.Kami pun dipanggil bergiliran untuk memasuki ruang kelas ( menulis cerpen dilaksanakan diruang kelas ) dan anggota OSIS menyusun tempat kami sebagai peserta lomba. Mendapakan nomor urut 24 dan duduk dibagian belakang,membuat gue menjadi sedikit lega.Artinya gue bisa menulis dengan tenang.
Tak lama kemudian panitia lomba memasuki ruang kelas untuk menuntun jalannya perlombaan cerpen di SMAN 13 Samarinda. Panitia lomba menuliskan tema yang ditulis di depan papan tulis sebagai tema untuk perlombaan cerpen . Tema nya adalah "Samarinda kotaku tercinta" . Karena gue tinggal dan sekolah di Samarinda,tema itu menjadi tema utama dalam lomba ini.
Waktu yang diberikan untuk menulis cerpen sebanyak 120 Menit atau 2 Jam . Perlombaan dimulai pukul 08.00 Wita . Selama kurang lebih 30 Menit , gue baru mendapatkan judul untuk cerpen yang akan gue tulis . Emang sedikit boros waktu sih , dan judul yang gue tulis di cerpen tersebut adalah
"KOTA TEMPATKU MENGENAL BERBAGAI KEBERAGAMAN"
Entah nyambung atau tidak dengan tema yang ditulis. Dan sisa waktu yang gue habiskan untuk menentukan judul,gue manfaatkan sebaik baiknya untuk menulis cerita pendek tersebut sesuai apa yang ada dalam otak ini.
Sebenarnya gue memilih judul tersebut,karena gue benar benar bingung.Kenapa gue bingung ? karena gue bukan orang asli Samarinda atau lahir di Samarinda.Dari kecil,gue udah merantau ke berbagai kota yang ada di Indonesia dan judul tersebut , menurut gue sebagai alternatif untuk menuliskan cerpen untuk lomba.
Judul tersebut gue pilih karena dari kota inilah gue bisa mengenal berbagai ras,suku,agama,kebudayaan dan masih banyak lagi.Karena di Samarinda terdapat suku dayak,bugis,banjar,kutai dan suku suku lain yang merantau ke sini seperti jawa,batak,buton,dan masih banyak lagi. Jadi menurut gue , ini merupakan judul yang tepat untuk gue tuliskan pada cerpen ini.
Waktu terus berjalan,dan sampai akhirnya menit menit terakhir menulis cerpen usai.Gue dan teman gue , tinggal kami berdua yang tersisa didalam kelas tersebut. Waktu pun sisa 2 Menit , dan gue langsung menyerahkan hasil cerpen gue itu kepada panitia lomba.
Besoknya pada hari jum'at, kami memperingati hari Sumpah Pemuda sekaligus pembagian hadiah untuk pemenang lomba yang telah ikut berpartisipasi dalam merayakan bulan bahasa.Tapi amat disayangkan,pada hari itu terjadi hujan deras dan akibatnya pelaksanaan upacara dan pembagian hadiah ditunda menjadi hari sabtu , karena tidak mungkin jika upacara dan pembagian hadiah dilaksanakan disaat hujan deras.
Hari sabtu pun tiba , saat dimana pembagian hadiah . Gue sih berharap bisa mendapatkan sertifikat juara pada lomba puisi dan cerpen . Tapi pada hari sabtu , gue enggak masuk sekolah , karena gue membantu merangkai stand pameran di sebuah mall di Samarinda.
Gue mendapatkan juara III lomba membaca puisi , dan saat itu gue diwakilkan oleh ketua kelas untuk mewakili penerimaan hadiah beserta sertifikat kemenangan . Walaupun gue hanyak memenangi lomba membaca puisi , ini tetap menjadi kebanggaan bagi gue , ya walaupun lomba cerpen gue enggak menang setidaknya gue punya pengalaman .
Dan inilah sertifikat nya :
Terimakasih buat yang sudah menyelenggarakan lomba bulan bahasa SMAN 13 Samarinda , dan ketua kelas gue yang udah mewakili gue dalam penyerahan sertifikat dan hadiah .
Anyway , itu sertifikatnya hanya satu . Berhubung di foto diatas ada 2 , sebenarnya yang satunya adalah piagam ketika gue mengikuti lomba majalah dinding tingkat SLTA di kantor gubernur kalimantan timur . Postingannya ada di bawah :
Baca juga : Lomba majalan dinding tingkat SLTA
Hari sabtu pun tiba , saat dimana pembagian hadiah . Gue sih berharap bisa mendapatkan sertifikat juara pada lomba puisi dan cerpen . Tapi pada hari sabtu , gue enggak masuk sekolah , karena gue membantu merangkai stand pameran di sebuah mall di Samarinda.
Gue mendapatkan juara III lomba membaca puisi , dan saat itu gue diwakilkan oleh ketua kelas untuk mewakili penerimaan hadiah beserta sertifikat kemenangan . Walaupun gue hanyak memenangi lomba membaca puisi , ini tetap menjadi kebanggaan bagi gue , ya walaupun lomba cerpen gue enggak menang setidaknya gue punya pengalaman .
Dan inilah sertifikat nya :
Terimakasih buat yang sudah menyelenggarakan lomba bulan bahasa SMAN 13 Samarinda , dan ketua kelas gue yang udah mewakili gue dalam penyerahan sertifikat dan hadiah .
Anyway , itu sertifikatnya hanya satu . Berhubung di foto diatas ada 2 , sebenarnya yang satunya adalah piagam ketika gue mengikuti lomba majalah dinding tingkat SLTA di kantor gubernur kalimantan timur . Postingannya ada di bawah :
Baca juga : Lomba majalan dinding tingkat SLTA
Keren. Tetap lanjutkan anak muda.
ReplyDeleteSiap .
DeleteWiiih selamat ya. Terus berkontribusi di dunia bahasa ya, terutama menulis. Terus berkarya sampai kapanpun. Semoga ini bisa menjadi motivasi
ReplyDeleteIni awal untuk melangkah.
DeleteSemoga bisa memotivasi diri gue sendiri dan orang orang yang membaca nya.
Kerenlah dapet juara. Semangat terus ngembangin bakatnya ya. Emm, boleh komen tentang tulisan kamu kan? Hehehe. Itu tanda koma enggak pakai spasi. Contoh: Jadi begitu, harusnya bisa dikatakan baik-baik. Tanda titik juga. Nah, mungkin itu sebab kamu belum lolos di lomba cerpen. Tapi jangan patah semangat ya. Terus asah kemampuan nulisnya, dan perhatikan EYD yang baik dan benar. :)
ReplyDeleteWah terimakasih koreksi nya ya . Mungkin itu salah satu penyebabnya.
DeleteNanti akan gue perbaiki :).
Wah terimakasih koreksi nya ya . Mungkin itu salah satu penyebabnya.
DeleteNanti akan gue perbaiki :).
Wah... Sebuah perjuangan yang cukup panjang, ya Ar. Ada adegan di mana gue ikut deg-degan, nih. :D Tapi malah hujan turun.
ReplyDeleteYang penting meskipun lu nggak bisa ikut, kan udah dapet juara 3 lomba puisi tuh. Udah keren banget itu. Gue zaman sekolah sering ikut cerpen, puisi, tapi jarang menang. :D
Jadi, sebagai yg sering kalah, gue salut sama lu yang bisa memenangkan lomba. Nice!.
Waah ... lo juga pernah ikutan ternyata ... justru ini awal gue melangkah .
DeleteTerimakasih ucapan & motivasinya ��.
BOOM! Akhirnya bisa juara. Sebuah hasil dari kerja keras selama ini. Selamat bro! Semoga lo bisa dapet juara2 yang lainnya. :)))
ReplyDeleteBtw, kadang suka iri liat anak SMA aktif gini. Dulu gue gak gitu, rasa penyesalan pun itu ada. :(((
Justru gue akan memanfaatkan masa SMA ini dengan prestasi,aktif berorganisasi,dan berbagai hal lainnya.
DeleteKarena gue tau ... kejadian seperti ini akan sulit untuk terulang kembali.
Justru gue akan memanfaatkan masa SMA ini dengan prestasi,aktif berorganisasi,dan berbagai hal lainnya.
DeleteKarena gue tau ... kejadian seperti ini akan sulit untuk terulang kembali.
Iya bro. jangan sampe kayak gue dan orang2 lainnya. Lo udah bener nih aktif. Semangat ajaaaa
Delete
ReplyDeleteHUjan turun di saat yang tidak pas, SEMANGAT udah bisa menang juara lomba, kalo ada lomba lagi ikutan dah pasti bisa menang juara satu.
Amiin :) . Asal konsisten pasti bisa.
DeleteDulu pernah sih pas sekolah ikutan lomba gitu, cuman musikalisasi puisi, dan aku bagian yang ngiringi musik pake gitar doang wkwk. Kalau baca puisi di depan umum gitu mungkin aku masih belum berani. HEbat lah kamu bisa tampil percaya diri gitu, dapat juara 3 pula.
ReplyDeleteSayang yaah, padahal cerpen kamu judunya udah menarik banget. Tapi mungkin cerpennya bisa kamu posting di bog, siapa tau nanti bisa dapat masukan dan bisa bikin cerpen yang lebih baik lagi.
Gue malah enggak ngerti kalo ngiringin musik gituan.
DeleteOkee mas rey !.
judulnya sebenernya pas aja ya soalnya kalimantan emang kota buat pendatang, macem2 suku campur di sini. Sayang banget gak menang, yang penting sudah berpartisipasi dan jadi pengalaman buat lomba-lomba berikutnya.
ReplyDeletebener tuh komentarnya Reyza, gue pikir bakal lo taruh di sini juga cerpennya haha.
Kalah menang itu hal biasa bro
ReplyDeleteYang penting ada kemauan buat mencoba itu sudah menjadi suatu kemajuan bagi diri kita
Dulu waktu ak masih SMA juga pernah baca puisi di depan kelas. Tapi bukan karena lomba atau tugas, mungkin hanya pelampiasan dari guruku yang melihatku membuat gaduh dikelas sehingga berani menghukumku buat baca puisi di depan kelas. Parahnya lagi itu waktu masih kelas 10 SMA, belum pada kenal teman sekelas, untung udah terbiasa tampil di depan penonton, udah sering ngeband soalnya.
Seru banget, ada acara kayak ginian. Kenapa waktu jaman gua sekolah dulu gak ada ya? Rasanya yg dipentingkan cuma ilmu-ilmu eksakta seperti Matematika, IPA, Ekonomi, dll. Jaman dulu, rasanya Bahasa dan Seni kurang dianggap gitu, dianaktirikan...
ReplyDeleteBulan Kemaren Sih Gw Juga Ikutan Puisi Cuma Gw Ngga Menang Wkwkkwkw..
ReplyDeleteDisaat Yang Ngga Di Harapkan hujan Turun Wkwkwkw..
Tapi Keren Ko Ar Lu Udah Bisa Dapet Juara.
Emang susah kalo mau nulis atau bikin cerpen dengan tema yg sama sekali gak kita kuasai. Gak asli dan lahir di samarinda tiba tiba diminta bikin cerpen tema samarinda ya amsyong bosku.
ReplyDeleteTapi gak papa, asal lomba baca puisinya menang. Udah keliatan sih lo udah latihan dan persiapin semuanya dengan matang makanya gak heran kalo menang.
Kalah menang hal biasa, yang pnting lo udah coba ikutan dan punya pengalaman.
Emang berbakat lah ya kamu dalam bidang sastra. Dulu jaman SMP atau SMA praktek baca puisi g pernah bisa, katanya kurang menghayati gitu, terus intonasinya pun g karuan. Mending mundur perlahan sebelum ikutan lomba macam beginian.
ReplyDeleteBtw selamat yah atas juara yang sudah diraih, semoga kedepannya prestasi kamu meningkat. lebih dari yang sekarang
Keren jadi ingat masa putih abu-abu nih. Perjuangan pasti tak mengkhianati hasil. Apapun itu tentu perlu disyukuri :)
ReplyDeleteTerus berjuang mas. Semoga semuanya dilancarkan terus ya mas.. Terus aktif organisasi :)
calon calon anak muda berprestasi ini . good joob :)
ReplyDeleteWiiih, hebat sekali arjuna.
ReplyDeleteSudah bisa menjadi juara. Walaupun juara 3 baca puisi.
Berani berdiri dan bicara di depan orang banyak memang membutuhkan tingkat kepedean yang banyak.
Teruslah berjuang.
Keren...aku juga pas masih sma suka ikutlomba lomba kayak gini
ReplyDeleteTapi aku jarang menang
Ini kamu menang puisi bagus dong hehe
Wah... selamat yaaa.. juara III...! Aku selalu apresiasi pembaca puisi yang bisa membawakan bacaan puisi seperti kamu. Kadang bikin merinding yang dengar :D
ReplyDeleteMeski cerpen nggak menang, itu bukan masalah. :D Terus berkarya dan ikuti terus lomba-lomba semacam ini yaaa
Keren sekali. Alhamdulillah, nabung2 sertifikat sejak dini, karena di masa depan itu yang gituan lumayan ngebantu loh :) terus berkarya ya ^^
ReplyDeleteJuara 3 udah keren abis ah. Semoga bisa lah ditingkatkan lagi kemampuannya, biar bisa merebut podium pertama, mungkin di lomba-lomba berikutnya.
ReplyDeleteJangan sampai prestasi ini jadi yg terakhir. Semangat bro!
Wah selamat ya atas kemenangan jadi juara tiga lomba puisi. Semoga menjadi tambah bersemangat untuk nulis entah itu puisi, cerpen, atau cerita lain di blog.
ReplyDeleteSetuju banget di paragraf akhir. Nggak papa sih nggak menang cerpen, yang penting pengalamannya. Dan bangga sama pencapaian sendiri. Semangat.
Keren bro, gue aja enggak jago baca puisi dan bahkan kalo maju ke depan kelas aja sering gugup. Give me a solution bro! Hahaha :D
ReplyDeleteKayaknya ajang bulan bahasa jarang sekali diadakan di sekolah gue, entah kenapa gak begitu perhatian dengan bulan bahasa. Gue perlu ngasih ide nih buat nantinya diadakan bulan bahasa di sekolah gue.
MAntap nih, saya suka orang2 yang mencintai dunia literai... pokoknya keren, lanjutkan lanjutkan, kunjungan perdana salam kenal ya, kayaknya saya suka blog ini, jadi saya follow aja
ReplyDeletewaahh selamat bro atas kemenangannya di lomba membaca puisi, walaupun juara 3 yang penting sudah berusaha duly ya bro..
ReplyDeleteSetelah membaca tulisan ini, gue jadi kangen dengan masa2 di SMA gue dulu, salah satunya kangen dengan adanya perlombaan :( banyak cerita indah yang terukir di SMA :)
wih, mantap juara 3 puisi yak.. gue tau tuh puisi, diponegoro emang lumayan legend puisinya di buku bahasa Indonesia. di sekolah gue dulu jug aada bulan bahasa, dan gue merindukannya... huhuhu
ReplyDeleteKerenn! Saya aja belum tentu bisa baca puisi didepan umum seperti itu hahaha. Baca puisi emang gak gampang, perlu teknik penyampaian dan yg pasti mental, kalo saya pasti udah pingsan pas mau baca puisinya hahaha.
ReplyDeletegue juga berpuisi, tapi gak pernah ikut lomba..
ReplyDeleteWah, juara 3 lomba baca puisi..
ReplyDeleteSelamat ya.. Yeay..
Berarti kamu bener2 jago nih baca puisinya..
Ah, jadi penasaran saya ngeliat kamu baca puisinya..
Coba pas kamu maju, kamu minta tolong temenmu buat videoin.. Jadinya kita bisa liat kan.. Hihihi
Tapi sekali lagi selamat ya.. 😀
selamat ya arjun atas kemenangannya dalam lomba baca puisi
ReplyDeletetetep membangga kan mah walau juara 3
gue mah dulu jaman jamannya sekolah smp pernah di tunjuk buat ikut lomba kerapian seragam, gue iyain aja dlu tu soalnya gue kira cuman berdiri berdiri doang
eh ternyata pas udah liat peserta yang lain, rupanya di suruh jalan kayak model di panggung, mendadak gue pura pura sakit hahaha
kalo di suruh membaca puisi paling paling gue ngebacanya datar kagak bisa berekspresi atau bisa jadi gue gubrak saking gugupnya hahaa
Bagus tuh, umur SMA aja lo udah aktif ngeblog, ikut lomba, dan nyalonin diri sebagai ketos :v
ReplyDeleteGue?, jadi ketos aja udah agak gelagapan. Tetap lanjutkan karyanya arjuna!
Kalau di pikir pikir, emang lumayan susah sih nyari judul tapi biasanya kalau gue bikin cerpen, gue bikin ceritanya dulu ampek tuntas setelah itu baru gue kasih judul. Itu gue gunain buat ngehemat waktu atau nggak boros waktu lebih tepatnya.
ReplyDeleteEmang susah sih jika tema cerpennya kayak gitu tapi kitanya bukan kelahiran asli daerah itu.Tapi nggak apa apa lah, yang penting udah juara 3 lomba puisi, menurut gue itu bener bener lumayan karena gue jarang ikut lomba dan sekalinya ikut pasti....yabegitulah :'v
Lomba lomba seperti berbalas pantun, menulis cerpen, membaca puisi di sekolah gue bener bener jarang di adain, entah gimana Osisnya. Kalaupun ada lomba kayak gitu pasti gue bakalan ikut,terutama lomba membaca puisi sama drama ( Gue paling suka berdrama ria :v ).
Eh, BTW setiap ikut lomba meskipun itu lomba lawan antar kelas kok tetep dapat sertifikat yak? kok di sekolah gue cuman di kasih duit sih :'v
Waah, congrats ya, bro! Bisa menang baca puisi. Kalo gue sih kayaknya enggak deh buat baca puisi, ekspresinya kurang soalnya WKWKWK.
ReplyDeleteTapi gak apa deh lo gak menang nulis cerpen. Yang penting lo udah bisa menang lomba baca puisi. Btw, enak ya sekolah lo, ada acara kayak gitu, sekolah gue gak ada. Pengen deh rasanya ikut lomba tulis-menulis gitu. :(
Selamat bro.. Gue turut bahagia huehehe.. Punya gue tanggal 20 mau diadain lomba ginian.. doain yaa
ReplyDeleteBtw, gue juga mau ngincar piagam - piagam kayak gitu wkwk
duh jad kangen SMA, dulu pas SMA aku nggak seaktif itu hehehe, keren broo.. kutan aja banyak aktifitas sama banyak lomba, buat nambah pengalaman, mumpung masih muda hehehe
ReplyDeleteWah td saya kira yang cerpennya bakal menang raf trus yg puisi ga juara, hehe kan jd tak terduga klo bukan orang asli samarinda trus bs dpt juara :D
ReplyDeleteTernyata puisinya yg dpt juara, ekspektasiku salah, hehe
Selamat raf, semoga dgn ini jd makin banyak prestasi yg dpt diraih, amiin :)
Wah menang juara lomba baca puisi
ReplyDeleteSelamat yaaa
Baca puisi itu susah kalau kataku sih.
Ga segampang baca tulisan kayak biasanya